Minggu, 15 Januari 2012

Single bukan berarti gak laku

Single bukan berarti gak laku. Bukan berarti gak bisa membina hubungan. Bukan berarti gak bisa pacaran, bukan berarti gak bisa bergaul dengan orang-orang sekitar. Tapi karena pengkhianatan, kebohongan, dan ketakutan yang pernah ada.
Takut untuk disakiti kembali  dan mungkin mereka hanya belum menemukan orang yang tepat untuk dipercaya. Komitmen itu mahal. Bisa jadi karena trauma akan masa lalu yang sangat menyakitkan. Beberapa orang memilih untuk sendiri, sementara waktu mengistirahatkan hatinya dari kekecewaan.

Kepercayaan, ya.. itulah yang menjadi pertimbangan selanjutnya. Sebab, semakin dewasa seseorang, semakin banyak (hal) yang harus dipertimbangkan, bahkan hanya untuk “sebuah” keputusan kecil. Supaya tidak salah dalam bertindak dan melangkah. Perasaan, bukanlah permainan. Menurut saya, butuh lebih dari sekedar rasa suka dan rasa sayang dalam membina suatu hubungan.

Saya pernah berharap dengan.begitu kuat, mencintai dengan begitu hebat. saya selalu mencintai dengan sungguh-sungguh, itu pun yg membuat saya kerap patah dengan kesungguhan apabila mereka hilang. Lalu kemudian luka sedikit, hati saya pecah. 

Hati, ia mudah cemas. Bila merasa mulai menjauh dari hal baik yang pernah dirasakan. Ibaratnya semua orang bisa beli tanaman, tapi gak semua orang bisa ngerawatnya dengan baik. Semua orang bisa mulai hubungan, ga semuanya bertahan. Hubungan itu hancur seketika, karena keegoisan masing-masing. Rasanya seperti luka habis kena knalpot. Meskipun sudah sembuh  dan gak sakit, tetep aja bakal membekas juga. Lalu,  saya sadar, Tuhan menciptakanmu untuk mengajari saya, bahwa tidak semua orang yang mengucap cinta dan janji tidak sepenuh hati begitu. Banyak hal yang tidak bisa dipaksakan, apalagi hal sepenting cinta. Seberapa pun apapun saya meminta, namun bila Tuhan bilang tidak, sungguh tak akan pernah ada kita..

saya menginginkan dia (yang melukai hati saya) dipikiran saya, lalu mengikhlaskannya dalam hati. Dan, saya memilih untuk sendiri. Karena saya yakin, apa yang hilang, selalu memberikan ruang pada hal lain yang lebih baik untuk datang, berkunjung, mengisi hati saya, lalu menetap di hidup saya.

"Kehilangan seseorang adalah tanda akan mendapatkan seseorang yang lebih layak"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar