Dari yang seneng banget sampe SEDIH BANGET. Dari bahagia, kecewa, galau, desperate, semuanya porsinya pas bulan ini. Dan bikin saya semakin mengerti, kalau Tuhan itu adil. Dia kasih kita bahagia tapi bahagia itu selalu berbanding lurus sama kesedihan.
Karena ini hidup, sebuah perjalanan untuk merelakan
Sudah hampir 1 (satu) setengah bulan saya mencoba move on dari 'dia' yang pernah ada di hati ini. Move on itu gampang, tapi pindah ke lain hatinya yang susah. Kepergian seseorang kadang gak cuma bikin luka dihati tapi juga di harga diri. Dia pergi ketika saya sadar, saya dan dia itu satu lalu dia datang lagi tepat disaat saya mulai terbiasa dengan ketidakhadirannya.
Banyak hal yang tidak bisa dipaksakan, apalagi hal sepenting cinta. Seperti apapun aku meminta, namun Tuhan bilang tidak sungguh tidak akan pernah ada 'kita'.
Jarak terjauh saya dan dia sekarang adalah kenangan yang tak terselesaikan. Tuhan mengirim dia untuk mengajarkan saya kapan waktu mempertahankan dan kapan waktu melepaskan. Semua orang bisa beli tanaman, tapi gak semuanya bisa ngerawatnya. Semua orang bisa mulai hubungan, tapi gak semuanya bertahan. Yang mampu menggantikan dia disisi saya ada seribu tapi yang bisa menggantikan dia dihati saya sedang saya tunggu.
Dia ibarat koran pagi dengan cetakan berita yang sama. Dan saya terus berharap seandainya saya bisa mengubah masa lalu, cerita hari ini pasti berbeda. Sometimes I wish I could go back and change few things. But if I did change them, I would become someone else. So, nevermind that.
I made the choice to finally let go. I can't stand the pain, it's time to wipe the last tear away and smile
Saya berusaha keras mencari pengganti dia. Tapi ternyata saya salah besar. Hal pertama yang seharusnya saya lakukan adalah belajar memaafkan (karena itu adalah salah satu kelemahan saya) memperbaiki diri, membenahi hati saya yang kacau, baru berusaha mencinta kembali. Saya tidak akan melupakan dia, saya cuma berjalan maju ke masa depan dan ninggalin dia di masa lalu.
Dan pada akhirnya, selalu ada banyak rasa syukur dari semua rintangan diberikan oleh-Nya. Say goodbye to yesterday, say hello to the all new me. Although today's another day, but now january is just a memory.