Ini tentang
menjadi diri sendiri. Tentang seberapa berartinya diri kita, bagi diri kita sendiri.
Tentang seberapa sakitnya selalu mencoba menjadi orang lain.
Ini tentang
menjadi diri sendiri. Tertawa karena memang sesuatu itu lucu dalam arti
sebenarnya. Menangis karena memang sesuatu hal menyakitkan untuk disaksikan.
Tentang seberapa sakitnya, selalu mencoba bahagia dalam kondisi yang tidak
menyenangkan.
Saya rasa tidak
ada seorang pun di dunia ini, yang tidak pernah berusaha menjadi orang lain
untuk sekedar diterima. Untuk sekedar dikenali keberadaannya.
Tidak ada
yang pernah mengatakan, menjadi diri sendiri itu mudah, tapi tidak ada pula
yang pernah menjanjikan, menjadi orang lain itu tidak sulit.
Mereka
selalu punya sesuatu yang tidak kita miliki.
Selalu, dan
selalu akan seperti itu. Karena itu janji Tuhan, yang menciptakan kita dalam
keberagaman.
Itu mengapa
akan selalu ada, hidung yang lebih mancung, mereka yang lebih tinggi, matanya
yang lebih besar, kulit seseorang yang lebih bersinar, rambut siapa
yang lebih indah.
Kalau kita membandingkan diri kita dengan oranglain, kita mungkin akan merasa sedih atau merasa hampa, karena selalu ada orang yang lebih hebat atau lebih jelek daripada diri kita.
Nikmatilah apa yang kita miliki, apa yang kita raih saat ini dan apa yang kita rencanakan
Selalu akan
ada yang selalu terlihat lebih baik. Walau sebenarnya tidak akan pernah
ada yang sesempurna “kelihatannya”.
Percayalah.
Itu mengapa,
saya selalu mengatakan bahwa, Menjadi tidak sempurna itu, BAIK.
Memberi kita
pelajaran, bahwa tujuan hidup ini bukanlah mengejar “KESEMPURNAAN” tetapi
menjadi “BAIK” disetiap keterbatasan yang kita hadapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar